fusiuinsumedan – Dekan Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam UIN Sumatera Utara Medan, Dr. Maraimbang Daulay, M.A, didampingi Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Dr. Uqbatul Khoir Rambe, M.A, menerima kunjungan mahasiswa peraih medali perak pada ajang 5th International Youth Summit (IYS) 2026 di ruang Dekan FUSI UINSU, Medan.
Mahasiswa yang berhasil mengharumkan nama Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam UIN Sumatera Utara Medan tersebut adalah Hanifah Khairiah, Jefri Geovani dan Fuqarra Haqqi. Keempatnya sukses meraih medali perak dalam kompetisi internasional yang mempertemukan mahasiswa dan generasi muda dari berbagai negara untuk berkolaborasi, bertukar gagasan, serta menghadirkan solusi inovatif terhadap berbagai tantangan global.



Pada ajang tersebut, tim mahasiswa Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam UIN Sumatera Utara Medan berpartisipasi dalam dua kategori, yaitu Tourism & Culture dan Education. Pada kategori Tourism & Culture, mereka mengusung inovasi berupa aplikasi mobile bernama IND-CLUSIVE, sebuah platform yang dirancang untuk mewujudkan pariwisata budaya yang inklusif. Gagasan ini dikembangkan berdasarkan konsep Inclusive Tourism Development yang dikemukakan oleh Scheyvens dan Biddulph.
Aplikasi IND-CLUSIVE dirancang untuk meningkatkan aksesibilitas destinasi wisata budaya bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok rentan dan penyandang disabilitas. Melalui platform tersebut, diharapkan tercipta pengalaman wisata yang lebih ramah, setara, dan berkelanjutan sehingga mampu mendorong pengembangan sektor pariwisata yang inklusif di Indonesia.
Sementara itu, pada kategori Education, mahasiswa Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam UIN Sumatera Utara Medan menghadirkan inovasi berupa aplikasi pembelajaran investasi berbasis gamifikasi yang ditujukan bagi Generasi Z. Aplikasi ini dirancang untuk mempermudah proses pembelajaran investasi melalui pendekatan yang interaktif, menyenangkan, dan sesuai dengan karakteristik generasi muda yang akrab dengan teknologi digital.
Dalam pertemuan tersebut, Dekan Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam. Dr. Maraimbang Daulay, M.A., menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas prestasi yang diraih para mahasiswa. Menurutnya, pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mampu berkompetisi dan berkontribusi di tingkat internasional melalui inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.



Senada dengan itu, Wakil Dekan III, Dr. Uqbatul Khoir Rambe, M.A., berharap prestasi tersebut dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan kreativitas, kemampuan riset, dan inovasi yang berdampak positif bagi pembangunan masyarakat.
Keberhasilan meraih medali perak pada 5th International Youth Summit 2026 menunjukkan kemampuan mahasiswa Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam dalam menghasilkan gagasan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat global sekaligus mampu bersaing di tingkat internasional. Inovasi yang ditawarkan tidak hanya menitikberatkan pada aspek teknologi, tetapi juga mengedepankan nilai keberlanjutan, inklusivitas, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai bagian dari kontribusi nyata generasi muda dalam menjawab tantangan masa depan.
Editor: Kh



